Senin, 23 September 2013

Standar Orang Lain

Sekarang ini, kebanyakan manusia hidup dengan standar orang lain, berbusana untuk orang lain, makan untuk orang lain, tinggal di rumah yang bagus pun untuk orang lain. Memakai baju bagus untuk dilihat orang lain,mem-foto makanan untuk dilihat orang lain, narsis di jejaring sosial untukdilihat ornag lain, punya rumah bagus, ngutang, untuk dilihat orang lain juga.

Sebegitu rendahkah pemikiran orang zaman sekarang? Zaman dahulu orang hidup tolong-menolong, sekarang todong-menodong, sebelum ini orang hidup saling memberi, sekarang meminta-minta. Sepertinya dulu orang benar-benar "hidup untuk orang lain", dengan saling memberi. Bukan seperti saat ini, hidup dengan standar orang lain, pantas saja orang hidup makin individualis, hidupnya berlomba-lomba menjadi lebih baik dari orang lain.

Sehingga mengabaikan sesama, mengabaikan cara untuk menjadi lebih baik, hidup serba terburu-buru, untuk mengambil rezeki miliknya, bahkan milik orang lain, tanpa sadar diambilnya.

Bukan bermaksud mengolok-olok kompetisi, tetapi kompetisi dalam hal kehidupan? Hidup ini sudah sulit, masih juga dipersulit. Coba lihat ornag yang setiap hari memikirkan cara menjadi lebih baik dari orang lain, tidak tenang, karena semua yang dia punya terasa tidak cukup. Tentu saja, "lebih baik" untuk hari ini berbeda dengan "lebih baik" di saat dia belum merasa "lebih baik". Standar "lebih baik" ini akan terus berubah.

Bukan juga bermaksud mengabaikan cita-cita setinggi langit atau bahkan bintang-bintang, tetapi berusahalah merasa bersyukur atas yang dimiliki sekarang.

“When people grow gradually rich their requirements and standard of living expand in proportion, while their present-giving instincts often remain in the undeveloped condition of their earlier days. Something showy and not-too-expensive in a shop is their only conception of the ideal gift.”--  Hector Hugh Munro
 “If standard of living is your major objective, quality of life almost never improves, but if quality of life is your number one objective, your standard of living almost always improves.”  -- Zig Ziglar