Jumat, 26 Oktober 2018

Seminggu

Ah rindu
Rindu tak bertemu
Rindu tak ada kau di sampingku
Hanya seminggu

Bahkan seminggu tak sampai
Hatiku diburai
Satu malam lagi
Terus kunanti

Kamis, 27 Juli 2017

(Bukan) Paradoks?

Hidup ini seperti air
Berawal dari awan
Hujan jatuh ke tanah
Mengalir ke tempat rendah
Serendah-rendahnya
Lalu bangkit kembali

Sedangkan paradoks hidup ini
Dimulai dari sebelum dilahirkan
Roh yang bukan dari bumi
Jatuh ke tubuh manusia
Yang dilahirkan
Hanya untuk merasakan kesulitan
Dengan sesekali kebahagiaan

Lalu masuk tanah
Busuk, sedangkan rohnya bangkit

Entah pikiran apa ini
Dasar tidak tahu diuntung

Minggu, 29 Mei 2016

Lara

Membeku
Dia membeku, membisu
Di hadapanku
Dibalut kain tak berjahit

Lalu aku
Pun membisu,
Satu waktu terlampaui
Tanpa air mata

Karena air mata
Tak berguna
Untuk apa
Kau sudah pergi

Kuantar kau
Ke tempatmu yang terakhir
Di dunia

Biar saja!
Cacing, semut dan makhluk tanah lainnya
Menghancurkan tubuhmu

Karena tugasmu sudah selesai
Di dunia

Sekarang aku yang meneruskan
Lalu entah siapa lagi

Terima kasih atas segalanya
Selamat jalan

Rabu, 20 April 2016

Yakinkah?

Yakinkah bahwa kau di jalan yang benar?

Banyak manusia, yang merasa jalannya benar
Dan rasa itu mengikuti
Rasa bahwa dia bukan paling lurus

Atau untuk yang masih merasa dangkal
Merasa bahwa dia mencoba untuk lurus

Sungguhkah jalan yang lurus itu benar-benar lurus
Lurus seperti penggaris yang tak cacat

Tak mungkin ada manusia seperti itu
Dan mereka yang merasa lurus atau berusaha lurus

Akan berusaha menyemangati diri
Dengan memberitahukan ke khalayak ramai
Bahwa
"aku di jalan yang lurus! "
" aku sedang berusaha meluruskan jalanku! "

Niatnya pun berubah
Dari ingin di jalan yang lurus
Menjadi ingin diperhatikan,
Bahwa dia di jalan yang lurus
Atau berusaha untuk itu

Untuk apa semua itu
Selain memenuhi keinginan mereka saja

Ingatlah hati manusia penuh rasa ingin
Penuh rasa ingin
Dan takkan berubah
Sampai dunia ini mungkin dibuat lagi
Ke episode selanjutnya

Minggu, 17 April 2016

Gegar

Gegar otak
Geger

Monyet
Kenapa kau selalu mengganggu
Menahan perkembanganku
Merusak lajuku

Kata kera

Apa kau yakin itu salahku?
Sudah kau pikirkan dan pikirkan
Pertimbangkan dan tanpa ragu
Menurutku

Sudah biasa makhluk-makhluk di dunia ini mencari sesuatu untuk disalahkan
Menuduh, mencaci, menyebut salah

Jika kau tetap menyalahkanku
Maka aku minta maaf
Mungkin aku punya andil di dalamnya
Tapi sebaiknya kau pikir lagi
Salahmu atau salahku

Jawab kera
Dengan muram

Kamis, 14 April 2016

Benar saja

Mengerang
Benar saja
Ia mengerang

Mengejan
Ngejawantah
Rasa penasaran
Campur baur dengan iris hati

Masih saja kau bodoh
Lain dunia lain ruang
Mungkin karena masih dalam,
satu waktu
Maka kau tetap bodoh

Jalani yang sekarang lupakan  yang lalu

Tidak
Aku takkan melupakan

Walaupun kujalani yang sekarang
Takkan kulupa
Waktu itu, lalu

Rabu, 13 April 2016

Kelu

Kelu
Terasa kelu
Takkan berlalu
Tetap di situ

Walau berlari pun
Bahkan berlari pun
Tetap terkejar
Ngilu
Hati pilu

Seperti sesak yang tak kau risaukan
Tapi kau rasakan
Sesak
Menghujam
Menikam